Cara Menggunakan SD Card Sebagai Memori Internal di Android

android marshmallow

Salah satu fitur di Android 6.0 Marshmallow adalah mengubah SD card jadi memori internal. Pengguna bisa memindah data, baik itu aplikasi, media atau dokumen dengan lebih mudah, dan membuat sistem mengelola data dengan lebih baik.

Memori Internal tambahan ini juga sering disebut sebagai Expandable Storage atau Adoptable Storage. Sedangkan memori eksternal sering juga disebut sebagai memori portabel.

Kalau kamu menggunakan perangkat dengan Android 6.0 Marsmallow, perhatikan bahwa ketika kamu memasukkan SD card, akan muncul pilihan untuk menggunakannya sebagai memori portabel (eksternal) atau sebagai memori internal (Expandable Storage).


Baca juga: 4 Aplikasi Transfer File Cepat Antar Perangkat


Perbedaan Karakteristik Memori Eksternal dan Internal

Sebelum memutuskan mana yang akan dipilih, ada baiknya kamu mengenal bagaimana kamu menggunakan SD card tersebut, dan karakteristik dari masing-masing pilihan. Kenapa? Karena keputusan ini akan menentukan pengelolaan memori di perangkat Android Marshmallow.

Memori Eksternal / Portabel Memori Internal
Pilih Memori Portabel kalau kamu sering memindah SD card antar perangkat. Pilih Memori Internal kalau kamu tidak pernah mengeluarkan SD card dari handphone atau tidak pernah menggunakannya di perangkat lain.
Pilih Memori Portabel kalau kamu hanya menyimpan data dokumen dan media (foto, video, musik) di SD card. Pilih Memori Internal kalau kamu ingin menambah memori yang ada, dan butuh untuk menyimpan aplikasi yang berukuran besar.
Pilih Memori Portabel kalau kamu punya SD card class 2, 4, atau 6 (kecepatan transfer rendah). Rekomendasi untuk Memori Internal adalah SD card berkecepatan tinggi dengan standar UHS-1 class 10
Aplikasi dan data yang bersangkutan dengan aplikasi tersebut akan tersimpan di Memori Internal, tidak bisa dipindah ke Memori Eksternal. Aplikasi yang diunduh beserta data dan media bisa dipindah ke SD card yang sudah jadi Memori Internal (Adoptable Storage), selama developer aplikasi bersangkutan memberikan fitur ini.
SD card tidak akan dienkripsi secara otomatis. SD card akan selalu dienkripsi.
SD card akan tetap bisa dibaca oleh perangkat lain (komputer, handphone, dll). SD card tidak bisa dibaca oleh perangkat lain (komputer, handphone, dll).
SD card Portabel tidak membutuhkan format ulang saat mau digunakan (kecuali kalau lebih dari 32 GB). SD card akan diformat dan menjadi Adoptable Storage ketika Memori Internal dipilih.

Melihat karakteristik di atas, mungkin ada yang tetap bingung memutuskan mau mengubah SD card jadi memori internal atau tidak. Terutama melihat SD card yang bersangkutan tidak bisa lagi digunakan di perangkat lain.

Ada dua hal yang bisa mempermudah pertimbangan tersebut.

  1. Kalau kamu punya perangkat dengan memori internal kecil (misalnya cuma 8 GB), ubahlah memori eksternal jadi memori internal.
  2. Transfer data antar perangkat bisa dilakukan dengan koneksi Wi-Fi, Bluetooth, kabel data, flash drive OTG, dll. Jadi tidak perlu kuatir dengan SD card yang tidak bisa dipindah.

Baca juga: 5 Aksesoris Handphone yang Patut Dibeli


Mengubah SD Card jadi Memori Internal

Untuk SD card baru, lakukan langkah berikut ini.

  1. Masukkan SD card ke perangkat.
  2. Tekan Setup SD card > Use as Internal Storage
  3. SD card akan diformat, dienkripsi, dan diubah jadi expandable storage.
    Saat diformat, Android akan melakuan tes untuk menguji kecepatan SD card. Kalau dinilai kurang cepat, akan ada pemberitahuan bahwa kamu mungkin akan mengalami kendala saat menggunakannya.
  4. Setelah menjadi memori internal, aplikasi Move Media Android akan menawarkan untuk memindahkan data yang ada di memori internal bawaan ke SD card yang sudah jadi adoptable storage.

mengubah sd card jadi memori internal

Kalau SD card yang kamu gunakan bukan baru dan sudah ada datanya, ada baiknya data tersebut dipindah terlebih dahulu, entah ke komputer, flash drive, atau ke memori internal (kalau cukup).

Setelah itu, lakukan langkah di bawah ini:

  1. Masuk ke Setting > Storage & USB > SD card
  2. Tekan tombol menu  lalu pilih Format as Internal Storage

Setelah kamu mengubahnya, kamu akan melihat bahwa jumlah total penyimpanan perangkat (Device Storage) sudah menjadi satu. Namun di bagian bawah tetap tampil terpisah antara internal storage dan SD card.

Memindahkan aplikasi ke SD Card

Kalau ada aplikasi tertentu yang ingin kamu pindah ke SD card, ikuti langkah berikut:

  1. Masuk ke Setting > Apps
  2. Tekan aplikasi yang ingin dipindah.
  3. Tekan Storage
  4. Tekan tombol Change, dan pilih SD card.

memindah aplikasi ke sd card android

Pada umumnya, Android akan mengatur penyimpanan instalasi aplikasi atau game agar penggunaan tetap optimal. Ada kalanya instalasi aplikasi atau game baru langsung disimpan di memori eksternal (yang sudah diubah jadi internal).

Kalau aplikasi sudah dipindah ke SD card, proses update pun akan berjalan secara otomatis di lokasi yang sudah ditentukan. Tentunya sesuai dengan yang diatur oleh developer aplikasi yang bersangkutan. Kalau developer tidak mengaturnya sesuai instalasi otomatis, maka setiap aplikasi tersebut mendapat update, kamu harus memindah aplikasi itu ke SD card lagi.


Baca juga: Cara Mengganti Keyboard Android dan iOS


Sekedar berbagi, handphone Moto E3 Power yang saya gunakan memiliki memori internal bawaan sebesar 16 GB. Saya menambahkannya dengan SD card sebesar 16 GB yang saya ubah jadi memori internal tambahan (expandable storage). Sejauh ini, jumlah itu sudah mencukupi kebutuhan saya.

Demikianlah cara menggunakan SD card jadi memori internal di Android 6.0 Marshmallow. Sekali lagi, pertimbangkan bagaimana kalian biasa melakukan sinkronisasi data atau memindah data antar perangkat. Tapi pada umumnya, mengubah memori eksternal jadi internal memang dianjurkan.

1 I like it
1 I don't like it

(Juru tulis)

Hobi nonton film dan baca buku. Punya kekuatan super: doyan nongkrong dan ngobrol.