Review ASUS ZenFone 3 ZE520KL: Desain Menawan

Review Asus ZenFone 3 kali ini akan cukup panjang. Selama sebulan penggunaan, saya merasa cukup nyaman menggunakan smartphone ASUS yang baru saja diluncurkan bersamaan dengan 12 produk baru di acar Zenvolution 2016 beberapa bulan lalu. Desain yang berbeda dari lini produk ASUS sebelumnya adalah hal pertama yang membuat saya tertarik. Dan tidak hanya itu saja, masih ada beberapa kelebihan dari ZenFone 3.

Jadi inilah review Asus ZenFone 3 secara detil selama sebulan penggunaan.

Unboxing

Asus memberikan sentuhan berbeda dibandingkan dengan versi ZenFone sebelumnya. ZenFone 3 memiliki kemasan ekslusif dengan sentuhan warna elegan. Kualitas kemasannya juga lebih baik dibandingkan dengan versi sebelumnya, kotak yang digunakan menggunakan bahan yang lebih tebal. Untuk mendapatkan kesan elegan, Asus memberikan detil kecil yang cukup menyenangkan pada kemasannya. Untuk membuka kemasan ZenFone 3, kita akan merasakan pengalaman serupa seperti saat sedang membuka kotak perhiasan. Bagi saya, itu memberikan pengalaman mendebarkan sebelum akhirnya melihat apa yang ada di dalamnya.

unboxing asus zenfone 3

paket penjualan

Jadi apa yang akan kita dapat jika membeli ASUS ZenFone 3 ZE520KL? tentu saja, smartphone ASUS itu sendiri, kabel data USB type-C, kepala charger, serta SIM injector dan buku panduan yang dibungkus pada sebuah kotak tersendiri. Yap, tidak ada earphone bawaan, sedikit mengecewakan. Tapi kamu bisa membeli ZenEar dengan harga yang cukup terjangkau disini

Desain

Seperti yang pernah saya tuliskan sebelumnya, jujur saya agak terkejut dengan desain yang dibawa oleh ZenFone 3. Jika melihat dari lini produk mereka sebelumnya, saya tidak menyangka ASUS bisa membuat desain yang elegan dan menggoda. Meski di bagian belakang terlihat sekilas mirip dengan desain milik Samsung A5, tapi keberadaan sensor sidik jari, bentuk lampu flash dan laser membuatnya tampil beda.

Desain yang diusung bisa memuaskan para pengguna ponsel yang memperhatikan masalah fashion. Jika kalian adalah para fashionista, desain dari Asus ZenFone 3 ga bikin malu saat dibawa ataupun diletakkan di meja. Desain unibody yang dilapisi dengan kaca penuh dengan bingkai metal adalah bagian penting yang membuat smartphone Asus generasi baru ini tampak sedap dipandang.

Hal positif lainnya dari desain Asus ZenFone 3 adalah, dikembalikannya lagi tombol volume yang pada ZenFone versi sebelumnya (Asus ZenFone 2) terletak di bagian belakang. Kebiasaan pengguna ketika menggunakan tombol volume up dan volume down tidak bisa diubah dengan mudah, jadi pemindahan posisi tombol volume di Asus ZenFone 3 ini cukup bijaksana.

Saatnya berbicara masalah kekurangan. Melihat tombol capacitive (sayangnya tidak memiliki back LED) yang memiliki tombol back berada di bagian kiri, saya membutuhkan sedikit waktu untuk membiasakannya. Bagi kalian yang sering menggunakan ponsel dengan tangan kiri, hal ini tidak akan jadi masalah. Bagi kalian yang sering menggunakan tangan kanan, maka penyesuaian mutlak diperlukan. Dengan ukuran layar yang lebih dari 5 inchi, tentu jangkauan jempol untuk menekan tombol back perlu sedikit perjuangan.

Kekurangan lain. saat dipegang, ZenFone 3 terasa licin dan mudah lepas dari genggaman. Buat yang tangannya berminyak, tentu kalian harus ekstra hati-hati jika tidak ingin smartphone ini jatuh dari tangan. Saran saya, belilah casing saat membeli smartphone ini. Jangan khawatir, banyak model casing ZenFone 3 yang bisa kamu beli disini.

Layar

Mari menuju bagian indah lainnya. Asus ZenFone 3 memiliki dua ukuran layar, yaitu 5.2 inchi dan 5.5 inchi. Kebetulan saya melakukan review ASUS ZenFone 3 yang memiliki ukuran layar 5.2 inchi. Saya tidak tahu mengapa Asus memberikan tambahan 2 inchi dan tidak bermain di layar 5 inchi saja. Mungkin Asus memiliki data dan pertimbangan tersendiri untuk ini. Tapi bagi saya, ukuran smartphone nyaman genggam adalah 4.7 – 5 inchi. Ini hanya masalah selera saja, mungkin diantara kalian ada yang memiliki prinsip layar smartphone lebih lebar lebih baik.

Layar yang digunakan memiliki resolusi FHD 1920 x 1080, Super IPS+ dengan wide angle 178’ dan sudah dilindungi dengan teknologi layar Corning Gorilla Glass 3. meskipun bukan menggunakan teknologi Gorilla Glass terbaru, tapi layar ZenFone 3 sudah cukup untuk melindungi smartphone dari guratan benda-benda tajam. Jadi kalian tidak perlu mengeluarkan uang ekstra untuk membeli layar anti-gores.

zenfone-3-hands-on

Berbicara soal ketajaman warna dan responsivitas, saya tidak mengalami kendala dan masalah. Selama penggunaan sehari-hari, layar smartphone ASUS ini tidak menimbulkan masalah secara penggunaan. Yang jadi masalah bagi saya hanya satu, besarnya ukuran layar. Selain itu, semua berjalan dengan baik. Menonton film, bermain game atau melihat foto cukup menyenangkan.

Kamera

Di acara Zenvolution 2016 kemarin, Asus melabeli ZenFone 3 dengan tagline built for photography“, tentu saja Asus memiliki alasan tersendiri mengapa percaya diri dengan tagline tersebut. Dari segi hardware, ZenFone 3 memiliki kamera utama berkekuatan 16MP dengan sensor Sony Exmor RS IMX298, teknologi TriTech Auto Focus, OIS (Optical Image Stabilization) dan EIS (Electronic Image Stabilization). Kamera di smartphone ini juga sudah menggunakan aparture 2.0 yang membuat foto terlihat terang.

Fitur laser autofocus merupakan salah satu fitur yang saya suka saat bermain dengan kamera ZenFone 3. Teknologi tersebut mampu membuat kamera menangkap fokus obyek lebih cepat.

Dari segi software, ASUS memberikan PixelMaster 3.0 yang memberikan banyak mode fotografi, yaitu, Auto, Manual, HDR Pro, Beautification, Super Resolution, Children, Low Light, QR Code, Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion dan Time Lapse.

Selain untuk mengabadikan gambar, kamera ZenFone 3 bisa untuk merekam video dengan resolusi 4K. Impresif! Buat kalian YouTuber dengan budget terbatas, ZenFone 3 bisa digunakan untuk bikin vlog dan langsung di upload ke YouTube. Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel dan fitur beautification tentu akan membuat wajah kalian menjadi ganteng dan cantik.

Fitur

Pada bagian ini, kita akan membahas fitur-fitur andalan yang membuat saya cukup senang saat melakukan review Asus ZenFone 3. Ada beberapa fitur yang akan saya coba ulas secara singkat, yaitu dual-SIM, sensor sidik jari, Genie, bloatware dan ZenUI 3.0.

Dual-SIM

Asus ZenFone 3 memiliki fitur dual-SIM dengan ukuran berbeda, yaitu micro SIM untuk kartu 1 dan nano SIM untuk kartu 2. Slot dual-SIM dari smartphone ini mungkin membuat beberapa orang dilema. Slot untuk kartu 2 adalah slot yang juga digunakan untuk menaruh micro-SD. Dilema terjadi apakah kalian ingin menambahkan kartu SIM ataukah menambahkan kartu memori. Saya, lebih menambahkan kartu SIM dibandingkan dengan micro-SD. Alasannya, memori internal ZenFone 3 (32 GB) sudah cukup besar untuk menampung aplikasi dan foto yang saya perlukan. Jika hasil foto atau video sudah terlalu penuh, maka saya akan melakukan backup ke OneDrive, Google Drive atau ASUS Storage.

Bagaimana jika kalian ingin tetap memiliki dua nomor dan memasang kartu micro-SD? ada tips yang bisa kalian coba dengan resiko yang harus kalian tanggung sendiri akibatnya. Silakan potong tipis kartu SIM nano kalian, kemudian tempelkan ke kartu micro-SD agar keduanya punya cukup ruang ketika dimasukkan ke slot ponsel.

Sensor sidik jari

Fitur sensor sidik jari sepertinya menjadi tambahan manis untuk menarik pengguna mid-high dalam memilih sebuah smartphone. Saat mencoba fitur ini di ZenFone 3, saya cukup puas dengan performanya. responsif dan tidak ada lag yang mengganggu. Saat melakukan pengaturan awal juga cukup mudah.

zenfone-3-finger-print

Sensor sidik jari yang ada di ZenFone 3 terletak di bagian belakang, tidak di tombol home seperti kebanyakan smartphone saat ini. Ada kelebihan dan kekurangan dengan posisi sensor sidik jari berada di belakang. Kelebihannya, kita bisa atur jari telunjuk sebagai ‘password’ dan bisa membuka ponsel dengan alami. Kekurangannya, jika ponsel berada di atas meja dan kita ingin membuka tanpa harus mengangkat body ponsel, kita tidak bisa menggunakan sensor sidik jari tersebut.

Genie

Bagi kalian yang suka membuat tutorial video, ZenFone 3 sudah dilengkapi dengan aplikasi bawaan untuk merekam layar. Kalian bisa merekam aktivitas layar seperti saat bermain game, sosial media dan lainnya. Hasil rekaman tersebut bisa langsung kamu bagikan secara live melalui YouTube, atau kalian simpan dan edit kemudian.

ZenUI 3.0

Biasanya, ketika menggunakan smartphone Android, saya akan langsung sebal dengan tampilan launcher bawaan mereka. ZenFone 3 hadir dengan ZenUI yang sudah disempurnakan dibanding dengan versi sebelumnya. ZenUI 3.0 tampil dengan lebih bersih dan cepat. ZenUI 3.0 juga menyediakan berbagai theme yang bisa kalian unduh dan gunakan. Menariknya lagi, kita bisa menghapus bloatware tak berguna yang ada di ZenFone 3.

Performa

Meskipun tidak menggunakan prosesor dari Qualcomm terbaru, tapi duet antara Qualcomm Snapdragon 625 octa core 64-bit 2GHz dengan RAM 3 GB sudah sangat nyaman untuk digunakan dalam membuka banyak aplikasi ataupun bermain game-game berat. Paling tidak, itulah yang saya rasakan dalam pemakaian keseharian. Performa yang dihasilkan oleh ZenFone 3 mulus dan lancar. Jika kalian sudah paham dengan managemen aplikasi di Android, tentu bisa membuat performa ZenFone 3 lebih baik lagi.

Baterai

Ada dua kapasitas baterai yang diberikan Asus ZenFone 3, yaitu 2600 mAh dan 3000 mAh, dan yang saya review adalah ZenFone 3 yang berkekuatan 2600 mAh. Dengan kekuatan baterai sebesar itu, selama saya gunakan, ZenFone 3 bisa bertahan sekitar 7-9 jam dengan penggunaan normal. Telepon, berinternet, sosial media, email, YouTube, Pokemon Go. Saya cukup terkesan dengan kemampuan baterai ini. Meskipun cukup disayangkan karena belum mendukung fitur quick charging, tapi keberadaan USB type-C cukup membuat aktivitas charging berjalan cepat.

Harga

Di acara Zenvolution 2016, ZenFone 3 diperkenalkan dengan harga Rp 4.099.000 – Rp 5.099.000, bergantung pada spesifikasi hardware. Sayangnya, ketika saya coba mencari tempat untuk beli ZenFone 3 secara online, toko-toko online besar sudah kehabisan stok.

Spesifikasi Teknis

Model ASUS ZenFone 3 ZE552KL / ZE520KL / ZE520KL
CPU Qualcomm Snapdragon 625 octa core 64-bit 2GHz
GPU Adreno 506 650MHz
RAM 4GB / 4GB / 3GB RAM
Storage 64GB / 32GB / 32GB + 5GB ASUS Webstorage gratis
Micro SD Yes (up to 128GB)
Connectivity WIFI 802.11ac, MiMO Wi-Fi, Bluetooth 4.2, USB Type-C, Fingerprint sensor
Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100, LTE band 1 (2100), 2 (1900), 3 (1800), 5 (850), 8 (900), 26 (850), 28 (700), 39 (1900), 40 (2300), Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat6 300/50 Mbps
SIM Card Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
Navigation GPS, AGPS, GLONASS, Beidou
Display 5.2” / 5.5” FHD 1920 x 1080, Super IPS+ display with 178’ wide view angle,  Corning Gorilla Glass 3 display
Video Video Recording MPEG-4 1080 @30fps, Playback MPEG-4 up to 1080p
Battery Lithium-Polimer 3.000 mAh / 2600 mAh non removable
Main Camera 16MP Sony Exmor RS IMX298, f/2.0, Laser/Phase Detection AF, OIS (4-axis), dual-LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR
Front Camera 8MP, f/2.0, 1080p
Sensor Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass
Audio Dual Microphone dengan Noise Cancellation, ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam dengan 5 magnet sound chamber
OS Android M with next-gen ZenUI 3.0
Dimension 146.9 x 74 x 7.7mm / 152.6 x 77.4 x 7.7mm
Weight 144g / 155g
Warna Ocean Blue, Moonlight White, Shimmer Gold

Kesimpulan Review Asus ZenFone 3

Hal yang saya harapkan namun tidak ada pada ZenFone 3 adalah fitur quick charging dan NFC. Namun selain itu, Asus ZenFone 3 merupakan ponsel menengah dengan harga yang masuk akal. Kalian akan mendapatkan fitur video 4K, kualitas kamera bagus, performa tidak mengecewakan, desain dan material premium dan tentu saja dukungan komunitas pengguna yang besar.

Itulah review Asus ZenFone 3 setelah sebulan penggunaan. Jika ada pertanyaan, ingin berbagi pengalaman atau bahkan memiliki review Asus ZenFone 3 sendiri, silakan tulis di kolom komentar, saya akan senang untuk ngobrolin seputar Zenfone 3 dan teknologi.

0 I like it
0 I don't like it