Kontroversi Drone Olimpiade Musim Dingin

drone olimpiade musim dingin buatan Intel

Kita mungkin tidak mengikuti berita Olimpiade Musim Dingin. Namun ada kontroversi yang cukup bombastis di Olimpiade kali ini. Intel berambisi menerbangkan drone terbanyak. Sayangnya, drone Olimpiade itu tidak seperti yang diharapkan.

Intel berencana menerbangkan sekitar 300 drone di akhir upacara pembukaan Olimpiade Musim DIngin. Drone yang disebut Shooting Star itu akan melayang setinggi 400 feet (sekitar 120 m). Lalu mereka akan membentuk logo Olimpiade, burung merpati, beberapa bentuk lain.

Karena banyaknya penonton membanjir di area tempat live drone itu seharusnya berada, rencana itu terpaksa batal. Menurut istilah mereka: Ada “impromptu logistical challenges.

Sungguh sayang. Padahal kalau jadi ditayangkan, drone Olimpiade itu akan terlihat keren. Seperti kembang api Gandalf di film Lord of the Rings.

BACA JUGA
Drone Star Wars? Bagai Mimpi Jadi Nyata

Namun NBC tetap menayangkan penampilan drone itu dalam siaran ulang di Amerika. Tayangan drone Olimpiade yang ada diambil dari rekaman bulan Desember. Intel juga merayakannya di Twitter dan menyebut “Opening Ceremony”. Hal ini memancing reaksi keras di internet. Ada yang menuding tayangan itu palsu.

Sebenarnya, rekaman bulan Desember itu juga bukan main-main. Saat itu Intel melakukan uji coba untuk pembukaan Olimpiade ini. Mereka berhasil memecahkan rekor dunia dengan menerbangkan 1218 Shooting Star drone ke udara. Intel mematahkan rekornya sendiri yang tercatat tahun 2016 di Jerman dengan menerbangkan 500 drone bersamaan.

Intel shooting star drone

Intel Shooting Star drone (Foto: Intel Corporation)

Tiap Shooting Star drone merupakan quadcopter berukuran sebesar bola voli. Di tengahnya ada lampu LED yang bisa memancarkan berbagai bentuk dengan 4 milyar kombinasi warna.

Sistem animasi yang dibuat Intel memungkinkan semua drone menyesuaikan bentuk yang akan dibuat. Mulai dari menentukan jumlah drone yang dibutuhkan, letak masing-masing drone, menentukan jalur tercepat untuk menyusun bentuk, dan warna yang muncul. Jadi memang sebuah prestasi tersendiri.

Intel merilis video mengenai uji coba drone Olimpiade pada bulan Desember itu. Walaupun pernyataan tentang pembukaan Olimpiade Musim dingin itu kurang tepat, pencapaian teknologinya tetap layak mendapat acungan jempol.

Ada komentar?