Hands on dan Review Asus Zenfone Max (ZC550KL)

review zenfone max

ASUS Zenfone Max (ZC550KL) ini sendiri merupakan ponsel dengan sistem operasi Android yang memiliki keunggulan pada kemampuan daya tahan baterai. Dengan penggunaan aktif, kita bisa menggunakan ponsel ini hingga 20 jam hanya dengan sekali melakukan charging. Dengan kapasitas baterai 5000 mAh, sepertinya Asus memahami kebutuhan pengguna ponsel di Indonesia yang sangat mendambakan daya tahan baterai yang besar.

Bagi kalian yang memiliki mobilias tinggi dan menginginkan smartphone dengan kapasitas baterai jumbo, mungkin ASUS Zenfone Max cocok buat kalian. Silakan simak hands on dan review lengkap ASUS Zenfone Max dari kami.

review zenfone max

Desain

Dari sisi produk yang ditawarkan, ambil contoh ASUS Zenfone Max yang saat itu dijelaskan product knowledge-nya. Asus mulai berani merombak desain mereka yang old skull. Zenfone Max cukup nyaman di genggam, meskipun ukuran layarnya adalah 5.5 inchi. Hal itu tak lepas dari desain yang berbeda dengan lini ASUS Zenfone terdahulu. Zenfone Max memiliki lengkungan yang cukup pas dengan genggaman tangan, tidak terlalu lancip seperti Zenfone sebelumnya. Jadi untuk di genggam dengan waktu yang lama, Zenfone Max masih terasa nyaman.

Yang menarik adalah, meskipun ASUS Zenfone Max memiliki baterai yang besar, tidak berarti membuat smartphone ini tebal. Asus mampu membuat bodi dari smartphone ini tetap terlihat ramping.

review asus zenfone max

Pendekatan desain yang berani juga dilakukan dengan memberikan desain leather agar terkesan mewah. Jadi buat kalian penggemar barang-barang fashion dari kulit, Zenfone Max ini akan membuat kalian senang.

Asus akhirnya mengembalikan posisi tombol volume dan power ke posisi semula, yaitu di samping kanan. Tentu perubahan ini sangat menyenangkan karena peletakan tombol power dan volume di samping lebih memudahkan untuk di akses dibandingkan dengan peletakan di belakang atau atas bodi.

Layar

ASUS Zenfone Max sudah dilengkapi dengan Gorilla Glass 4, jadi kekuatannya jelas lebih baik daripada versi sebelumnya. Tapi jangan salah sangka, Gorilla Glass 4 bukan layar yang memiliki teknologi yang anti pecah. Teknologi yang digunakan Gorilla Glass hanya membantu untuk mengatasi resiko gesekan terhadap benda tajam yang bukan dari alam.

Jadi teknologi layar ini digunakan untuk mengantisipasi kerusakan layar saat smartphone tercampur dengan kunci atau benda tajam lainnya. Kamis udah mencoba kekuatan layar Gorilla Glass 4 dengan menjadikan ASUS Zenfone max sebagai telenan untuk mengiris apel, dan hasilnya cukup memuaskan. Layar terlihat bersih tanpa goresan.

Yang sedikit disayangkan dari layar ASUS Zenfone Max adalah resolusinya yang belum full HD. Tidak jelek, kami masih bisa melihat kejernihan layar pada ponsel ini saat bermain game , meononton film ataupun mengoperasikan aplikasi. Namun jika kalian sudah menggunakan layar dengan resolusi 1920×1080, maka layar Zenfone Max yang memiliki resolusi 720 x 1280 pixels dan kerapatan 267 ppi akan terasa kurang.

Dual-SIM

Zenfone Max juga memberikan fitur-fitur yang dibutuhkan oleh pengguna Indonesia. Ini menarik, karena tidak banyak manufaktur besar yang membuat fitur produk yang disesuaikan oleh kebutuhan lokal dari suatu negara. Bisa jadi, fokus Asus di pasar Indonesia karena memang perusahaan ini berasal dari Asia.

Mari kita lihat apa benar fitur-fitur yang disematkan pada Zenfone Max ini banyak digunakan oleh mayoritas pengguna tanah air?

Dual-SIM, tentu saja ini merupakan salah satu daya tarik untuk membuat ponsel laris. Saya dulu berfikiran, ‘apa gunanya fitur dual-SIM?’ toh saya hanya memiliki satu kartu saja dan tidak suka memiiki banyak nomor ponsel. Ternyata saya keliru. Seiring berjalannya waktu, fitur dual-SIM ternyata sangat berguna bagi saya, terutama untuk meghemat pengeluaran dalam membeli paket data. Jadi saya tidak perlu berlangganan paket data untuk nomor ponsel utama, dan selalu membeli kartu SIM promo paket data internet untuk mengakses internet. Saya cukup banyak berhemat dengan fitur dual-SIM ini.

Sayangnya, fitur dual-SIM yang diberikan Asus di ponsel ini tidak memiliki kemampuan yang sama. Zenfone Max hanya memiliki satu slot kartu SIM yang mendukung 4G LTE, slot lainnya hanya 2G saja. Saat kami tanyakan kepada pihak Asus, mereka menjawab bahwa ini murni alasan regulasi dari pemerintah saja. Well.

Kamera

Kamera tentu sudah menjadi fitur wajib yang ada di setiap ponsel. Zenfone Max memberikan sentuhan berbeda pada fitur kamera yang dibawanya. Kamera utama 13 megapixel tentu sudah menjadi standar saat ini, namun Asus menambahkan fitur laser auto-focus guna membidik obyek bergerak dengan bagus. Fitur ini berguna bagi orang-orang yang berprofesi sebagai blogger atau media yang sering meliput. Kita tidak akan mendapatkan gambar blur saat memotret obyek-obyek bergerak (bukan sport).

Zenfone Max tak hanya memberikan sentuhan pada fitur kamera utamanya saja, kamera untuk selfie juga memiliki fitur yang akan banyak diganderungi oleh pengguna yang hobi selfie. Dengan kemampuan 5 megapixel (jelas masih kalah dengan kamera depan ASUS Zenfone selfie sebesar 13 megapixel), Zenfone Max dilengkapi fitur selfie panorama hingga 140′. Jadi pengguna tidak hanya bisa mengabadikan gambar dirinya saja, namun juga bisa mendapatkan pemandangan yang ada di belakangnya.

Baterai

Tentu ini menjadi nilai jual utama dari Zenfone Max. Dengan kapasitas 5000 mAh, kita bisa menggunakan ponsel ini tanpa khawatir kehabisan daya. Beberapa pengujian yang sudah dilakukan, dengan penggunaan aktif, kita bisa mendapatkan waktu 16 – 20 jam dalam satu kali pengisian.

Menariknya, ponsel ini bisa dijadikan sebagai powerbank, jadi jika kalian membawa dua ponsel atau misalkan ada teman yang memiliki ponsel yang membutuhkan tenaga ekstra, maka kita cukup colok kabel ke ASUS Zenfone Max untuk membuatnya berfungsi sebagai powerbank.

Opini

Dengan harga di bawah 3 juta rupiah, apa yang diberikan ASUS Zenfone Max sangatlah masuk akal. Namun akan lebih menarik lagi jika ponsel ini dibekali dengan teknologi quick charging. Dengan daya tahan baterai yang besar, tentu kita harus menunggu lama saat melakukan charging hingga penuh (kira-kira 4 jam). Dengan besarnya baterai yang dimiliki, tentu fitur quick charging akan sangat membantu.

Bagi kalian penyuka game, ASUS Zenfone Max bukan pilihan tepat. Meskipun layarnya besar, namun prosesor yang hanya menggunakan Snapdragon 410 1.2 GHz tidak akan cukup untuk bisa melahap semua game yang tersedia di Play Store. Namun untuk game-game ringa, ponsel ini masih bisa diandalkan.

Jadi siapa yang cocok menggunakan ponsel ini? kami merekomendasikan buat kalian pengguna ponsel aktif yang memiliki mobilitas tinggi dalam kesehariannya. Reporter, sosial media enthusiast, dan traveller adalah beberapa diantara profesi yang cocok menggunakan ponsel ini.

Spesifikasi Lengkap

Platform
Chipset Qualcomm Snapdragon 410
CPU Quad-core 1,2 GHz
GPU Adreno 306
RAM RAM 2GB
Storage 16GB
Eksternal microSD 128GB
Baterai 5.000 mAh
Sensor Accelerometer, proximity, compass
Ukuran Bodi
Dimensi 152.5 x 77.2 x 10.8 mm
Berat 170 gram
Warna Black, White
Layar
Jenis Layar IPS LCD
Ukuran 5,5 inci
Resolusi 1.280 x 720 piksel
Proteksi Gorilla Glass 4
Sistem Operasi
Android Lollipop 5.0
Kamera
Kamera Utama 13MP
Kamera Depan 5MP
Video 1080p 30fps
Fitur Autofocus, Dual-LED (dual tone) flash
Jaringan
Jenis SIM 2 micro SIM
Jaringan SIM GSM + GSM
Dukungan 4G
Konektivitas
WiFi 802.11 a/b/g/n/ac
Bluetooth v4.0

Galeri Foto

Tertarik membeli ASUS Zenfone Max? kalian bisa membelinya seharga Rp 2.599.000 (harga yang disarankan). Namun jika kalian membelinya secara online, harganya bisa lebih murah.  Kalian bisa membandingkan harga dan membelinya toko online di bawah:

Update

Asus merilis ASUS Zenfone Max edisi 2016 dengan memberikan penambahan spesifikasi hardware pada GPU dan RAM. Untuk versi terbarunya, GPU Adreno 405 (versi sebelumnya 306) dan RAM 3 GB (versi sebelumnya 2 GB). Harga untuk versi 2016 ini belum kami ketahui.

0 I like it
0 I don't like it

Blogger, Digital Nomad

2 Comments

  1. Desainnya mirip lumia 650,

    Desain bezel logam dan backcover bisa dibongkar pasang.