Hands On ASUS ZenBook UX360UA

hands on asus zenbook ux360ua

Tak cuma laptop untuk gamers, ASUS juga memberikan sentuhan baru untuk pengguna mobile business, yaitu ASUS ZenBook UX360UA. Dan kali ini saya akan memberikan pengalaman ketika melakukan hands on ZenBook UX360UA.

Bukan hanya membawa hardware terbaru, ZenBook UX360UA memiliki kemampuan dan desain engsel yang mendapatkan Best Choice Golden Award dan Computex d&i Award di ajang Computex 2016.
Jadi inilah hasil hands on ZenBook UX360UA yang saya lakukan.

Desain

ZenBook UX360UA menggunakan material metal, tipis (12.99mm) dan elegan, tapi tetap ringan (1.3 kg). Desain khas ZenBook berupa lengkungan di ujung dan Zen Circle tetap dipertahankan.

Yang membuat saya penasaran dari desain laptop terbaru ASUS ini adalah desain engsel yang disebut Jewel Hinge yang memenangkan salah satu penghargaan di Computex 2016.

Jadi apa yang membuat Jewel Hinge istimewa? Seperti namanya, engsel dari ZenBook UX360UA terinspirasi dari desain permata. Warna dari engsel tersebut berbeda dengan warna dominan laptop. Jika diperhatikan, engsel tersebut menyerupai sebuah permata.

Bukan cuma desain yang menarik, ASUS menggunakan teknologi multi-gear dengan tingkat presisi yang tinggi. Saat saya coba untuk memutar layar (yup, ZenBook UX360UA bisa diputar 360’), saya tidak menemukan masalah, mulus dan tanpa tersendat.

asus-zenbook-ux360ua

Jika kalian merasa takut untuk membuka-tutup atau membuat laptop ini dalam posisi 360’, ASUS sudah melakukan percobaan lebih dari 20.000 kali membuka-tutup engsel untuk menguji kekuatannya.

ASUS ZenBook UX360UA merupakan laptop convertibel, dimana kita bisa mendapatkan empat mode, yaitu notebook, tablet, tent dan display.

Tent mode

Tent mode

ZenBook UX360UA memiliki port yang cukup lengkap, yaitu port USB 3.0 type-A, USB 3.1 type-C, HDMI, audio jack dan tentu saja port untuk charger. Desain tipis membuat laptop ini menghinlangkan port ethernet dan LAN. Tapi jangan khawatir, ASUS memberikan dongle LAN dan ethernet dalam paket pembelian.

Layar

ASUS ZenBook UX360UA membawa layar berukuran 13.3 inchi dengan teknologi layar Quad HD 300 x 1800 pixel. Layar yang digunakan juga sudah mengadopsi teknologi IPS dengan refrash rate 60 Hz. Untuk membuat layar tampak lega, ASUS juga menambahkan fitur wide view.

Karena merupakan laptop dengan genre convertible, layar dari laptop ini sudah menggunakan teknologi layar sentuh. ASUS mengklaim bahwa teknologi layar sentuh mereka lebih baik dari yang lain. Saat saya coba, sebenarnya saya tidak terlalu bisa membedakan performa layar sentuh dari ZenBook UX360UA dengan ThinkPad Yoga yang saya gunakan sehari-hari. Kedua laptop ini memiliki performa layar sentuh yang memuaskan.

Bukan ASUS jika hanya memberikan optimasi pada sisi hardware-nya saja. Untuk menambah kemampuan pada layar dari ZenBook ini, ASUS membenamkan teknologi ASUS Splendid. Teknologi yang juga digunakan untuk laptop ROG mereka.

Ada empat pilihan mode dari ASUS Splendid, yaitu, Normal Mode untuk penggunaan normal. Eye Care Mode untuk membuat mata lebih nyaman untuk penggunaan yang lama, Vivid Mode untuk kondisi jika kita ingin mendapatkan tampilan layar terbaik dan Manual Mode jika kita ingin mengatur tampilan layar sesuai dengan keinginan.

ASUS juga memberikan fitur Tru2Life, dimana dengan fitur tersebut, kita bisa menikmati kualitas video yang lebih baik. Sayangnya saya tidak terlalu detil ketika mencoba fitur ini. Namanya juga hands on. Mungkin jika berkesempatan melakukan review mendalam, saya akan mengulasnya lebih lengkap.

Keyboard dan Touchpad

Keyboard yang nyaman dengan tambahan fitur backlight yang sangat berguna ketika berada di area low light adalah salah satu hal positif yang bisa kita temukan di ZenBook UX360UA ini.

Untuk urusan touchpad, meski tidak bisa dikatakan istimewa, namun ASUS sudah memberikan fitur smart gesture yang cukup berguna jika kita sudah terbiasa.

smart-gesture

Baterai

DI atas kertas, ASUS mengklaim baterai mereka bisa bertahan hingga 12 jam untuk pemakaian normal. Karena tidak memungkinkan untuk menguji secara penuh, maka hal yang paling masuk akal dilakukan adalah menggunakan tools benchmarking.

Hasilnya, jika digunakan dalam kondisi normal, baterai laptop ini mampu bertahan hingga 10 jam lebih. Dan jika digunakan untuk bekerja keras, baterai dari laptop ini mampu bertahan hingga 5 jam.

bmark-benchmark

Kesimpulan

Saat mencoba menggunakan laptop inis ecara singkat, saya cukup puas dengan performanya sebagai mesin untuk menunjang produktivitas dan mobilitas. Keyboard yang nyaman, ringan, layar bagus, desain elegan, material berkualitas dan layar sentuh merupakan hal-hal menarik dari laptop ini.

ASUS membanderol laptop ini dengan harga mulai dari 15 jutaan hingga 17 jutaan. Bergantung pada prosesor yang digunakan (i5 atau i7).

Jika kalian membandingkannya dengan laptop biasa, mungkin akan merasa bahwa harganya cukup mahal. Tapi jika melihat bahwa ZenBook UX360UA merupakan ultrabook dan membidik pengguna mobile business, maka harga yang diberikan oleh ASUS adalah harga normal.

Spesifikasi ASUS UX360UA

Main Spec. ZenBook Flip UX360UA
CPU Intel® Core™ i7-6500U Processor (4M Cache, up to 3.10 GHz) /

Intel® Core™ i5-6200U Processor (3M Cache, up to 2.80 GHz)

Operating System Windows 10 Home
Memory 8GB DDR3L 1866MHz SDRAM
Storage 512GB SATA3 M.2 SSD
Display 13.3″ (16:9) LED backlit QHD+ (3200×1800) Glare Touchscreen with 72% NTSC
Graphics Intel® HD Graphics 520
Input/Output 1x Microphone-in/Headphone-out jack, 2x USB 3.0 ports, 1x USB-C Gen 1 (up to 5 Gbps), 1x HDMI, 1x SD card reader, Volume up/down
Camera HD Web Camera
Connectivity Integrated 802.11a/b/g/n/ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
Audio Built-in Stereo 1.6 W Speakers And Digital Array Microphone

ASUS SonicMaster Technology with Harman/Kardon

Battery 3 Cells 57 Whrs Polymer Battery
Dimension 32,3 x  x 22,0 x 1,39 cm
Weight 1,27Kg with Battery
Colors Grey, Rose Gold
Warranty 2 tahun garansi global
0 I like it
0 I don't like it

Blogger, Digital Nomad