Essential Phone: Ketika Pencipta Android Membuat Handphone

Andy Rubin adalah salah satu pencipta Android, sistem operasi yang paling banyak digunakan di planet ini. Setelah keluar dari Google, ia berada di belakang sebuah proyek untuk membuat handphone baru. Hasilnya adalah Essential Phone.

essential phone

Andy Rubin adalah salah satu pencipta Android, sistem operasi yang paling banyak digunakan di planet ini. Setelah keluar dari Google, ia berada di belakang sebuah proyek untuk membuat handphone baru. Hasilnya adalah Essential Phone.

Tahun 2017 ini memang tahun yang menarik kalau bicara soal handphone. Tren desain baru (halo bezel-less screen!), Samsung yang berusaha kembali ke puncak, Nokia yang lahir kembali, termasuk Essential Phone ini.


Baca juga: Samsung Galaxy S8 Sang Penebus Dosa


Spesifikasi Kekinian

Di tengah sesaknya produk handphone saat ini, pertanyaan yang pertama hadir adalah “Apa lagi yang bisa ditawarkan produk baru?”.

Essential Phone menyajikan apa yang sedang jadi tren saat ini. Dual kamera, layar lengkung, dan minim bingkai. Sekilas, handphone ini terlihat seperti Xiaomi Mi Mix digabung dengan LG G6.

essential phone ocean depth dan black moon

Bukan berarti jelek. Tidak sama sekali. Menurut saya penampilan Essential Phone sangat menarik. Tidak memalukan kalau diletakkan di samping Samsung Galaxy S8 atau LG G6.

Spesifikasinya cukup “standar”. Prosesor Snapdragon 835, RAM 4GB, dan Penyimpanan 128GB. Layarnya cukup menarik. Layar lengkung 5,7 inci dengan resolusi 2560 x 1312 rasio 19:10 dan Gorilla Glass 5. Di bagian belakang ada dual kamera 13MP (RGB dan monochrome) f/1.85 dengan laser assist focus, dan di bagian depan ada kamera 8MP f/2.20. Kedua kamera (depan dan belakang) mendukung rekaman video 4K sampai 120fps. Baterainya cukup biasa dengan kapasitas 3040 mAH dan fast charging. Terakhir, Essential Phone tidak memiliki colokan audio 3,5mm, dan menggunakan USB type-C.

Oya, Essential Phone hadir dengan Android 7.1.1 Nougat.

Nah, yang menarik dari Essential Phone adalah materinya. Kalau biasanya handphone dibuat dari aluminium atau polikarbonat, Essential Phone menggunakan paduan titaniun dan keramik. Hal ini ditujukan agar handphone ini bisa bertahan dari hantaman ketika jatuh.

Kelihatannya desain dan materi premium menjadi andalan Essential Phone untuk mencari celah di tengah persaingan ketat. Apakah berhasil? Ya masih perlu dibuktikan. Masalahnya, ketika membeli handphone, kita terbiasa berpikir merk yang populer. Sehingga ragu untuk mencoba hal baru.


Baca juga: Review Moto Z: Konsep Smartphone Modular Menjanjikan


Aksesoris Modular dan Speaker Cerdas

Essential Phone juga berusaha menawarkan akesoris handphone keren sebagai nilai tambah. Aksesoris tersebut adalah kamera 360.

kamera 360 essential phone

Kamera 360 Essential Phone sekilas terlihat seperti aksesoris kamera biasa. Namun ada sedikit kejutan di baliknya.

Kamera 360 ini, bersama dengan Essential Phone, memiliki konektor magnet. Sehingga untuk memasangnya tinggal menempelkan di tempat yang sudah disiapkan, dan klik, kamera akan terpasang.

Konektor ini juga dilengkapi dengan fitur wireless data transfer. Dengan begitu, tidak repot dengan kabel dan colokan, juga mudah dipakai.

kamera 360 modular essential phone

Di samping aksesori kamera 360, Essential juga mengeluarkan produk speaker cerdas bernama Essential Home. Mudah ditebak, produk ini akan bersaing dengan Google Home dan Amazon Echo.

Perbedaan besar di antara Essential Home dengan kedua pendahulunya adalah speaker ini memiliki layar bundar di bagian atas. Layar tersebut bisa dioperasikan dengan sentuhan, pandangan mata, atau suara. Seperti produk sejenis, speaker ini bisa digunakan untuk mengontrol perangkat cerdas di rumah.

essential home

Essential menyebutkan bahwa speaker ini dilengkapi dengan sistem operasi baru Ambient OS dan teknologi artificial intelligence yang bekerja secara lokal. Sehingga privasi tetap terjaga.


Baca juga: Menggambar dengan Mudah dan Cepat di AutoDraw


Bisa dilihat bahwa proyek Essential cukup ambisius. Yah, kalau tidak ambisius pasti tidak terlihat di antara raksasa seperti Google, Apple, Amazon, Microsoft, atau Samsung.

Mengingat Andy Rubin merupakan salah satu pencipta Android, mungkin cukup layak kalau proyek ini disebut ambisius. Tapi sekali lagi, belum terbukti bagaimana kualitas handphone ini di kehidupan nyata, dan bagaimana terobosannya — sekaligus nama besar Andy Rubin — bisa mendobrak pandangan masyarakat.

Kehadiran tren baru dan pemain baru seperti Essential Phone ini juga membuat kita bertanya, apakah ada kejutan dari Apple untuk iPhone terbaru?

0 I like it
0 I don't like it

(Juru tulis)

Hobi nonton film dan baca buku. Punya kekuatan super: doyan nongkrong dan ngobrol.