Moto Z3 Play Akan Punya Fingerprint Scanner di Samping

foto bocoran moto z3

Motorola baru mulai menggulirkan jajaran handphone terbarunya. Mereka sudah memulainya dengan Moto G6 dan Moto E5. Belum lama ini beredar foto bocoran Moto Z3 Play, handphone flagship Motorola.

Sebelum ini sebenarnya kita sudah pernah melihat sekilas bocoran handphone tersebut. Foto jajaran handphone Moto 2018 beserta variannya pernah bocor secara komplit. Foto-foto itu pun cukup tepat.

Seperti biasa, Evan Blass (@evleaks) adalah yang mengunggah foto tersebut di Twitter. Ia menyebutkan secara spesifik Moto Z3 Play dengan (warna) deep indigo.

Apa yang menarik dari foto bocoran Moto Z3 ini?

bocoran moto z3 play

Bocoran smartphone Moto Z3 Play (foto: Evan Blass)

Pertama, Motorola cukup ketinggalan dalam mengejar tren handphone bezel-less. Walau bingkai layar sudah lebih tipis, Moto Z3 Play ini tidak menyajikan sesuatu yang “Wah”. Untungnya, kalau kamu tidak suka poni, handphone ini masih punya desain konvensional.

Kedua, handphone ini tidak punya tombol ‘Home’. Kelihatannya beberapa fungsi tombol tersebut akan dipindah ke tombol power dan fingerprint scanner (untuk membuka layar). Fungsi lain mungkin akan dipindah ke tombol ‘Home’ virtual di layar. Entah bagaimana fitur One Button Nav di Moto Action.

Ketiga, foto bocoran Moto Z3 Play ini menunjukkan kalau handphone ini punya fingerprint scanner di bagian samping. Letaknya di bawah tombol volume, menggantikan tombol power yang pindah ke sisi lain handphone. Entah akan nyaman digunakan atau tidak. Sony pernah menggunakan cara ini, namun kemudian meninggalkannya.

Keempat, Moto Z3 Play punya kamera ganda di bagian belakang. Yah, hal ini tidak mengejutkan. Toh, saat ini sudah semakin banyak yang mengadaptasi teknologi ini. Sudah tidak terlihat terlalu mengejutkan apalagi sejak Huawei menaruh tiga kamera di Huawei P20 Pro.

Selain itu, Motorola tetap menggunakan konsep modular dengan aksesoris Moto Mods.

Secara keseluruhan, dari foto ini, desain Moto Z3 Play terlihat menarik. Yah, mungkin sedikit bias mengingat saya termasuk yang suka dengan desain handphone Moto. Toh, seperti saya sebut tadi, dari sisi ini Motorola kelihatan agak tertinggal dibanding yang lain.

Apa artinya? Harga bisa jadi faktor penentu. Kalau Motorola menaruh harga relatif tinggi, kita bisa dengan mudah memilih handphone lain yang lebih “kekinian” dan lebih terjangkau. Kalau harganya tepat, kita bisa menjadikannya pilihan. Terutama mengingat Moto Z2 Play yang tipis, ringan, dan enak dipakai.

Ada komentar?