Minat Tren Internet

Apple Event: TV App dan MacBook Pro Terbaru

Di Apple Event bulan Oktober ini, Apple memperkenalkan aplikasi TV dan laptop MacBook Pro terbaru. Sesungguhnya, walau Apple menyebutnya dengan Special Event, acara ini ditujukan untuk MacBook.

Sudah beberapa waktu tidak ada perkembangan signifikan di MacBook Pro, sebuah lini produk yang menjadi ujung tombak Apple. MacBook Pro, bersama dengan iMac dan Mac Pro, sudah menjadi standar tersendiri di dunia kreatif. Pengguna Mac sudah cukup gelisah menanti perkembangan terbaru lini produk ini. Apalagi pesaing Apple, Microsoft (yang sebenarnya merupakan perusahaan software), beberapa tahun terakhir ini mengeluarkan produk yang inovatif.

Di Apple Event ini, pengguna MacBook Pro akhirnya mendapat apa yang mereka inginkan. Tapi sebelum sampai di menu utama, Apple juga memperkenalkan aplikasi baru.

TV

Ya, aplikasi baru ini memiliki nama yang singkat dan sangat gamblang. TV. Aplikasi TV ini berguna untuk–ahem–menonton TV. Lebih tepatnya menyatukan semua kebutuhan menonton TV dan film dalam satu aplikasi.

apple tv app

Aplikasi ini membawa fitur dari tvOS yang diperkenalkan di awal tahun, yaitu single sign-on. Jadi pemirsa TV bisa menyaksikan acara kesayangan dari berbagai layanan TV kabel hanya dengan sekali login. TV juga mendukung Siri.

Aplikasi ini gratis dan bisa digunakan di perangkat iOS dan Apple TV.


MacBook Pro 2016

Judul Apple Event kali ini adalah “Hello Again”. Dengan membawa sejarah panjang laptop MacBook, Tim Cook memperkenalkan laptop flagship Apple, MacBook Pro 2016.

Seperti yang sudah dirumorkan, MacBook Pro terbaru ini memiliki OLED Touch Bar di bagian atas keyboard. Touch Bar ini memuat berbagai tombol yang akan berganti sesuai aplikasi yang sedang digunakan. Misalnya emoji saat mengetik pesan. Kontrolnya bisa dilakukan dengan tap atau gestur lain (misalnya swipe).

macbook pro terbaru 2016

Kontrol Touch Bar ini juga akan memuat berbagai fungsi dari aplikasi populer, seperti Adobe Photoshop dan Final Cut Pro.

MacBook Pro terbaru ini juga membawa fingerprint scanner untuk Touch ID. Dengan Touch ID, kita bisa unlock Mac, berganti pengguna, dan melakukan transaksi dengan Apple Pay.

Yang menarik, MacBook Pro ini memiliki bodi yang lebih tipis dan lebih kecil dari MacBook Air. Versi 13 inci hanya setebal 14,9 mm, dan versi 15 inci hanya setebal 15.5 mm.

tiga varian macbook pro 2016

Spesifikasi MacBook Pro 2016
  • Varian:
    • 13 inci,
    • 13 inci Touch Bar,
    • 15 inci Touch Bar.
  • Warna (untuk semua varian): Silver dan Space Gray
  • Prosesor (untuk masing-masing varian):
    • 2.0GHz dual-core Intel Core i5
    • 2.0GHz dual-core Intel Core i5
    • 2.6GHz atau 2.7GHz quad-core Intel Core i7
  • Grafis (untuk masing-masing varian):
    • Intel Iris Graphics 540
    • Intel Iris Graphics 550
    • Radeon Pro 450 atau Radeon Pro 455, 2GB, GDDR5 (bisa juga dengan Radeon Pro 460 4GB)
  • RAM:
    • 8GB (13 inci)
    • 16GB (15 inci)
  • Penyimpanan:
    • 256GB SSD
    • 512GB SSD
  • Layar:
    • 13.3 inci retina display, LED IPS, 2560 x 1600 pixel (native), 227 ppi, 500 nits brightness, wide color gamut (P3)
    • 15.4 inci retina display, LED IPS, 2880 x 1800 (native), 220 ppi, 500 nits brightness, wide color gamut (P3)
  • Port:
    • Thunderbolt 3 (USB-C) untuk charging, DisplayPort, HDMI, USB 3.1 – Dua buah untuk 13 inci, dan empat buah untuk 13 inci Touch Bar dan 15 inci Touch Bar
    • Audio 3,5 mm
  • Nirkabel (untuk semua varian):
    • Wi-Fi
    • Bluetooth 4.2
  • Kamera: 720p FaceTime HD
  • Baterai: Sampai 10 jam untuk browsing atau menonton film di iTunes, dan sampai 30 hari standby.
  • Harga (untuk masing-masing varian):
    • $1499
    • $1799
    • $2399

Sekedar catatan, beberapa spesifikasi di atas bisa di-upgrade. Lalu, kelihatannya MacBook Pro terbaru ini tidak mendukung SD card reader.

Touch Bar kelihatannya merupakan jawaban Apple untuk penggunaan touch screen di laptop lain (Windows). Sampai sekarang, Apple masih berpegang teguh bahwa laptop bukanlah perangkat yang cocok untuk touch screen. Paling tidak, macOS belum didesain untuk kebutuhan itu. Sedangkan untuk mana yang lebih berguna, semua tergantung pada pengguna.

Secara keseluruhan, terutama dari sisi desain perangkat, MacBook Pro tetap memperlihatkan kelasnya sendiri. Walau tidak ada perubahan radikal (dalam bentuk), harus diakui bahwa MacBook Pro terbaru ini memang keren. Toh banyak juga laptop yang dibuat mirip dengan laptop satu ini.